Kopi itu?

August 08, 2017
filosofi kopi
muvila.com

"Kopi yang baik akan selalu menemukan penikmatnya" untuk pencinta kopi, pastinya kalimat ideologis ini tidak asing lagi bagi mereka. Itu merupakan salah satu dialog penting dalam film Filosofi Kopi. Ben's quotes yang membuat penonton film ini terinfeksi demam kopi yang akut. Ini bukan guyonan lagi, saya sudah melihat salah satu korbannya yaitu teman saya sendiri.

Kopi dengan segala daya tariknya membuat minuman ini dinikmati oleh banyak kalangan. Yang muda pun yang tua, yang kulitnya kencang maupun yang sudah keriput, di pedesaan maupun di kota metropolitan, bahkan di seluruh dunia kopi memiliki banyak penggemar. Terlebih jika didukung oleh cuaca yang dingin, plus cemilan se-baskom, cerita bersama teman atau nonton film terbaru, setidaknya akan melepas penat sesaat setelah seharian bekerja.

Peminum dan Penikmat Kopi, bedanya?

Menurut sumber yang saya dapatkan, dari hasil bicang bebas dengan salah seorang teman saya, ternyata ada dua golongan orang dalam mencicipi kopi. Peminum dan Penikmat, Apa bedanya ya? katanya kalau peminum kopi dalam kesehariannya hanya sekadar meminum tanpa memperhatikan berbagai cita rasa dan karakteristik kopi. Bagi mereka semua kopi itu sama saja, hitam dan pahit. Ini bertentangan dengan golongan kedua yang masuk dalam golongan penikmat. Penikmat kopi artinya mereka sudah memperhatikan segala karakteristik kopi dan merasakan setiap perbedaannya.

Ciri-ciri Penikmat kopi yang paling nampak saat meminum kopi yaitu mereka memulai dari aromanya, jangan heran jika melihat orang yang menghirup aroma kopi seperti orang yang mau mengecek mangga sudah matang atau belum. Selanjutnya yaitu Seruput, mereka meminum dengan teknik seruput (aduhai teknik). Dengan seruput akan lebih terasa segala ciri khas setiap biji kopi. Mereka memperhatikan setiap sudut penilain kopi, seperti body (tekstur) kopi yang bohai asoi geboi mendayu-dayu (apaan) tergantung kekentalan kopi, atau rasa asam kopi yang berbeda-beda tergantung penyajiannya. Jangan heran, penikmat kopi akan rela kehilangan banyak uang hanya untuk menikmati satu cup kopi hangat. Faktanya memang seperti itu, di Coffee Shop teman-teman akan dihadapkan dengan daftar menu kopi seharga puluhan ribu. Berbeda dengan harga kopi di warung atau di kantin kampus yang kurang dari sepuluh ribu.

filosofi kopi
tikasylviautamimusimkedua.blogspot.co.id

Dari dua famili biji kopi Robusta dan Arabika, di Indonesia sudah ada lebih ari 20 jenis kopi yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Sebut saja kopi toraja dengan cirinya yang khas bahkan menembus pasar sampai sekelas negara Jepang dan Amerika. Atau kopi kintamani dari bali yang terkenal sejagad dengan aroma jeruknya (katanya karena pengaruh tanaman setempat yaitu jeruk yang mempengaruhi rasa kopi). Dan banyak lagi seperti kopi wamena (Papua), kopi gayo (Aceh) dan lain sebagainya

Teman-teman masuk golongan yang mana? Peminum atau Penikmat kopi? Kalau saya sendiri belum bisa dikatakan penikmat karena yah.. lebih ke arah peminum kopi, tiap hari wajib minum kopi. Tiga kali sehari seperti makan.

Kopi itu Kenangan

Setiap orang punya cerita tersendiri mengenai kopi. Silahkan teman-teman definisikan sendiri tentang kopi. Dan bagi saya kopi itu kenangan (Kenangan sama keluarga ya, bukan sama pujaan hati). Tidak hanya "Hujan" dengan susana sejuk nan dingin yang menimbulkan kenangan, begitu pun dengan kopi, walaupun tampangnya yang hitam pekat dengan rasa yang pahit namun tanpa pamrih tetap hangat kepada setiap penikmatnya (ya iyalah diseduh pake air hangat).

"Kepada kopi, aku pasrahkan getir masa laluku." kicau Usman Arrumy (saking cintanya)

Kebiasaan, kesukaan minum kopi tentunya tidak lain dan tidak bukan keluargalah yang pertama kali memberikan dan memperkenalkan kepada kita. Lahir dari keluarga yang suka meminum kopi, membuat saya mengenal kopi dari kecil. Bagaimana tidak, jika kamu duduk di pangkuan bapak kamu otomatis minuman yang disuguhkan adalah kopi, ya mau tidak mau, ditambah rasa ingin tahu langsung seruput aja apa yang di depan mata.

puisikepikmerah.tumblr.com

Selain itu, minta maupun tidak habis makan pasti langsung dibuatkan kopi. Ya mau dibiarkan mubazir (sikat lagi). Minum kopi mengingatkan kita kepada orang tua nun jauh di mata. Merekalah yang memberikan kita kebiasaan meminum kopi. Saya heran, setiap kali demam sakit kepala selalu dibuatkan kopi. "Minum ini supaya cepat sembuh, mungkin sakit kepala karena tidak minum kopi" ujar ibu tercinta. Entah apa hubungannya minum kopi dengan sakit. Sampai saya temukan artikel bahwa kopi dapat menyembuhkan sakit kepala. Bagaimana bisa? dengan kandungan kafein dalam kopi dapat memperkecil pembuluh darah sehingga akan meredakan rasa sakit. Namun, katanya kopi dapat membuat orang ketagihan.

Teman-teman di dunia teknik sangat akrab dengan kopi. Mereka selalu dihadapkan dengan tugas gambar atau hitung yang memaksakan mereka untuk tetap sadar, mata dipaksakan melek sampai pagi. Kopilah yang selalu menemani mereka. Efek kopi akan membuat orang tahan kantuk. Banyak cerita jatuh bangun, perjuangan keras teman-teman di teknik untuk menyelesaikan kuliah. Bahkan salah seorang dosen mengatakan bahwa beliau tidak bisa cepat tidur di malam hari mungkin karena kebiasaan mereka saat kuliah zaman dahulu. Selain itu, untuk sekadar kumpul dan diskusi pastinya ngopi merupakan pilihan terbaik sama teman-teman.

"Gus, mau pesan apa?" tanya seorang teman yang ke dapur siapkan kopi.

"Tubruk wae!" jawab saya karena memang tidak ada pilihan lain.

Sederhana dan murah. Jangan bayangkan kamu minum kopi di rumah dengan mesin pembuat kopi seharga jutaan rupiah. Dan mulai berkreasi dengan membuat espreso, machiato, cappucino, latte, dengan berbagai takaran gram graman atau ukuran serbuk kopi dan settingan suhu serta wallpaper ala-ala Barista Coffe Shop, Black and White. Atau dengan versi lain, pakai metode pour over dengan alat V60 berhiaskan paper filter dengan segala adat dan upacara (segala rupa) penyajian kopi. Atau mungkin pakai cara vietnam drip sampai nongkrop di WC habiskan waktu menunggu satu gelas kopi. Cepat saji, enak, menantang, ya tubruk wae. Mungkin teman-teman punya kesukaan masing-masing. Konon katanya kepribadian seseorang dapat dilihat dari jenis kopi yang mereka pilih.

Lihat di sini: Mengetahui kepribadian sesorang lewat kopi

Mudah-mudahan diberi kesempatan untuk membahas kopi lebih dalam. Bagaimana pendapat teman-teman tentang kopi? silahkan tinggalkan komentar anda di bahwa ini. Demikian artikel kali ini semoga bermanfaat

6 comments:

  1. aku bukan penggemar kopi tp suka lihat penggemar kopi kalau lg nikmati kopi

    ReplyDelete
    Replies
    1. yo wes kalo bukan penggemar bu. memang kita akan senang, klo lihat mereka jg senang nikmati kopinya..

      Delete
  2. aku memang gak terlalu suka kopi, tapi kalau sesekali dihidangkan kopi ya diminum juga..

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya tergantung selera mas, ada yg suka kopi ada jg yang tidak.
      Terimakasih kunjunganya yo, semoga bermanfaat

      Delete
  3. Saya penikmat kopi.
    Nggak ngopi, nggak waras.

    ReplyDelete
    Replies
    1. waduh parah itu mas, salam kenal yo

      Delete

Powered by Blogger.